8 Cara Meningkatkan Kepercayaan Calon Customer di Media Online

Bagi pebisnis yang baru saja mencoba masuk di ranah online, ada banyak tahap yang harus dipelajari dan diterapkan, salah satu yang sangat penting adalah bagaimana agar calon customer percaya sehingga mau membeli produk yang kita jual.

Hampir semua media online seperti website, online store, marketplace, sosial media, dimana transaksi pada umumnya melalui cara online yang berbeda dengan jual beli langsung. Jika transaksi langsung pembeli bisa membeli barang dan membayar di tempat, sedangkan transaksi online pembeli harus mentransfer sejumlah uang sesuai yang dibeli baru kemudian barang dikirimkan.

Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Meskipun sekelas marketplace sudah aman sekali, bagi customer yang masih belum familiar pasti ada perasaan ragu-ragu sebelum dia benar-benar percaya untuk membeli. Sebagai penjual dan marketing harus bisa mengubah persaan ragu dari calon customer agar mereka menjadi percaya dan membeli.


8 Hal yang Bisa Anda Lakukan Untuk Meningkatkan Kepercayaan Calon customer


1. Gunakan Tampilan yang Familiar

Secara naluri orang akan lebih menerima sesuatu hal yang familiar atau tidak terasa aneh. Misalnya ingin membuka toko online di Tokopedia, buat desain yang mirip dengan umumnya penjual tapi dibuat lebih baik.

Contoh, menjual hijab di Indonesia dengan online store, marketplace, atau Instagram

Pada umumnya penjual menggunakan peraga fashion hijab seorang wanita Indonesia, maka gunakan juga menggunakan peraga hijab wanita Indonesia tetapi buatlah yang lebih menarik, lebih cantik, atau bahkan artis. Jangan gunakan peraga wanita Eropa  atau Amerika yang tentu saja akan terlihat kurang familiar.


2. Membuat Desain Website yang Baik

Kebanyakan orang lebih merasa nyaman dengan sesuatu yang baik dan indah. Selama pengalaman kami di bidang online digital marketing, desain tampilan website selalu menjadi hal yang tidak pernah lepas untuk membangun bisnis di ranah digital.

Baik itu artinya tidak berlebihan dan tidak juga kekurangan. Misalkan dalam memadukan warna, display, menu, produk dll harus bisa menyatu dan cukup nyaman untuk dilihat.

Jangankan untuk percaya, jika desain dirasa kurang nyaman ada orang yang sama sekali tidak mau mempertimbangkan produk anda, tidak menunjukkan minatnya karena ada tipe orang yang suka dengan sesuatu yang baik dan teratur.

Anda bisa membuat website yang bagus bersama DHA Digital


3. Tunjukkan Informasi Penjual di Belakang Layar

Berjualan di website, online store, sosial media seringkali tidak memunculkan informasi siapa sebenarnya penjualnya, hanya sebatas produk dan tata cara order. Saya pribadi sampai sekarang tidak akan percaya jika belum tahu siapa penjualnya seperti misalnya akun jualan di Instagram

Di website atau sosial media yang transaksi jual beli onlinenya manual tanpa keamanan, mungkin penting menunjukkan informasi siapa sih yang mempunyai bisnis ini, jadi orang akan lebih percaya dengan manusia “penjualnya” daripada sekedar website atau toko online.

Beda lagi kalau di marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak, karena sistem transaksi sudah cukup aman dan mempunyai review, saya tidak perlu tahu siapa penjualnya tapi melihat informasi keaktifan akunnya

Sebagai contoh DHA Digital memberikan Informasi siapa sih kami di menu About us


4. Prioritaskan Kejujuran

Biasanya untuk yang jualan barang second maupun baru, bahwa ada aturan yang sangat penting terkait “kejujuran”

Sebagai contoh kalimat kejujuran misalnya:

“Maaf warna yang ada di gambar ini bisa jadi sedikit berbeda dengan asilnya karena perbedaan warna kamera”

“Silahkan tanyakan stoknya terlebih dahulu sebelum membeli”

“Kami tidak ada toko offline, hanya berjualan di online saja”

Jika dipikir kata-kata tersebut kelihatannya membuat ragu dan tidak meyakinkan bagi seorang calon customer. Tapi sesungguhnya dibalik itu ada sikap “kejujuran” yaitu sikap yang pasti disukai oleh semua orang. Anda tidak takut kehilangan calon pembeli dengan kejujuran Anda.


5. Membuat Copywriting

Copywriting adalah tulisan yang bisa menimbulkan kerertarikan orang terhadap sesuatu hal dari tulisan tersebut, seperti produk atau jasa yang ditawarkan. Banyak macamnya dalam copywriting tergantung tujuan dan apa yang sedang dipasarkan

Copywriting juga tulisan yang lebih intens seakan-akan anda benar-benar berbiacara kepada customer melalui tulisan tersebut, sehingga mereka merasa diajak komunikasi.


6. Meningkatkan Brand Awereness

Brand Awareness itu adalah kemampuan orang, masyarakat, khalayak umum, atau traget market untuk mengingat dan mengenal merek.

Jika menjual produk dengan merek khusus, sebisa mungkin harus terus menerus meningkatkan brand awareness produk itu. Namun jika toko anda menjual produk yang Brand nya sudah terkenal, tugasnya adalah meningkatkan brand nama toko anda.

Tokopedia, Bukalapak, Shopee pun terus menerus menyuarakan nama marketplace mereka tujuan nya agar semakin dikenal orang.

Coba mundur 5-7 tahun yang lalu berapa banyak orang yang masih tidak berani bertransaksi di Tokopedia dan Bukalapak ?


7. Personal Branding

Ini mirip dengan poin nomer 3 tetapi jauh lebih baik lagi karena bukan sekedar informasi siapa penjual di belakang layar, tetapi mengusahakan agar pemilik bisnis itu terkenal.

Bahwa dari 10 konsumen, 7 orang yang membeli sesuatu karena mereka sudah kenal dengan penjualnya ataupun brand nya. Inilah yang menjadi rahasia kesuksesan para artis terjun di bidang bisnis, karena mereka punya personal branding yang sudah sangat kuat.

Anda juga bisa memulai dari yang sederhana, mulai aktif di sosial media, menjadi vlogger, membuat iklan agar orang tahu siapa anda dan apa produk yang anda jual.


8. Memberikan Prestise kepada Konsumen

Tingkatan seseorang dalam membeli suatu hal adalah karena 4 hal berikut ini:

Kebutuhan, Keinginan, Kenyamanan, Prestise atau pengakuan

Bagaimana cara membuat orang membeli dan memakai produk anda mereka bisa merasakan prestise?

Contoh sederhana adalah produk-produk handmade dari Bandung. Mereka selain memproduksi juga membangun Brand agar menjadikan sebuah prestise kepada konsumen. Ketika sudah pada tingkat prestise maka kepercayaan konsumen bahkan sudah bisa lebih dari 100%


Terakhir:
Bisa menerapkan 3-4 hal diatas kemungkinan sudah sangat membantu anda yang baru saja memulai di media online, apalagi jika lebih banyak sampai nomer 8