Penjelasan Era Omni Channel yang Harus Anda Terapkan Pada Bisnis

Sebenarnya kita atau anda sudah biasa, baik menjadi konsumen atau pelaku bisnis yang telah memanfaatkan Omni Channel. Namun akhir-akhir ini istilah ini muncul dan menjadi trend digital marketing selanjutnya.

Pengertian Omni Channel adalah yaitu menggunakan lintas channel dalam transaksi jual beli yang dilakukan oleh penjual dan juga pembeli. Tujuannya adalah agar lebih memudahkan karena banyak pilihan sekaligus yang tidak terbatas pada atau platform saja.

pengertian omni channel
source: techfunnel.com

Bagaimana prinsipnya menggunakan omni channel?

Omni channel ini bisa menggabungkan dua kanal bisnis yaitu online dan offline.

Bisa membawa customer online datang ke showroom atau toko online, dan sebaliknya yang datang offline bisa jadi tahu channel online.

Ini sudah diterapkan oleh Ikea dan Informa mereka aktif di channel digital dan offline yang saling melengkapi

Tidak selamanya masyarakat hanya online dan digital, kebiasaan shopping masih terus ada karena sebagian orang suka berbelanja langsung. Suatu ketika konsumen melihat akun instagram toko offline, dia tertarik dan melihat-lihat produk, saat ingin membeli dia memutuskan untuk datang ke alamat toko yang tertera. Ini yang dimaksud bahwa omni channel bisa menggabungkan kedua platform online dan offline


Anda sudah terbiasa menggunakan Omni Channel

Jika anda pernah mengalami hal seperti ini:

Suatu waktu anda membuka website tertarik karena mencari informasi produk atau jasa, kemudian tertarik hingga membeli penawarannya, kemudian melihat akun instagram, melihat marketplace, dan mungkin anda juga sudah tahu letak tokonya ada dimana.

Pada siang hari membeli melalui marketplace, sore hari membeli via facebook atau Instagram, di malam hari tertarik penawaran yang ada di website. Itulah semua chanel yang dengan bebas anda bisa memilih mana channel yang anda paling suka dan nyaman.

Tentu saja sebagai pebisnis harus memanfaatkan Omni Channel ini.

“Tidak harus menggunakan semua channel, tetapi harus benar-benar mengerti chanel apa yang paling tepat akan digunakan konsumen dari produk anda”


Cara Memanfaatkan Omni Channel ini untuk Bisnis

1. Memahami customer journey, atau pengalaman pelanggan yang baru saja tahu produk atau jasa yang anda dari mulai awal tahu hingga tertarik untuk membeli.

Sebagai contoh, saat melihat website anda mereka akan melihat-lihat isi website, bisa juga menuju instagram untuk cek postingan, atau melihat toko di marketplace, bahkan karena merasa dekat mereka tertarik datang langsung ke lokasi.

Ada juga yang suka berkomunikasi untuk bertanya, baik via whatsapp, via chat, atau dm sosial media. Itu semua adalah bagian dari customer journey.

Anda harus memenuhi semua aspek customer journey tersebut tanpa celah.

Kebiasaan masyarakat yang suka kepo sosmed dan nonton youtube tetapi anda tidak aktif di sosmed dan youtube, hanya bermodal website atau facebook saja bagaimana bisa bersaing di era Omni Channel?

2. Memilih channel digital yang paling tepat, meskipun kita dituntut untuk memaksimalkan semua channel digital tetapi juga harus tahu apa bisnis kita dan siapa customernya.

DHA Digital sebagai agen Digital Marketing tentu kami tidak menggunakan channel marketplace, melainkan website, sosial media, dan komunikasi via chat maupun dm.

Semaksimal mungkin channel yang tepat digunakan dan dimanfaatkan agar bisa memberikan pilihan. Tidak sedikit klien yang ingin datang, atau bertemu untuk diskusi lebih lanjut.

Itulah peran penting Omni Channel saat ini justru kita tidak bisa memilih hanya online, atau hanya offline. Customer punya banyak pilihan, bukan cuma anda saja yang punya penawaran.

3. Mengintegrasikan semua chanel yang saling berkaitan satu sama lain.

Misalnya di dalam website dicantumkan link sosial media dan youtube, pun sebaliknya di sosial media dan youtube mencantumkan link ke website, atau sosial media ke youtube. Termasuk ada kontak, email, fitur chat, dm dll itu semua harus terintegrasi dan bisa dipilih.

Termasuk juga alamat toko offline yang tercantum dan sekarang juga sudah lebih mudah mengintegrasikan dengan share location Google maps dan Google My Business.

4. Menggabungkan dua channel online dan offline, meskipun sudah ramai di dunia online ada saatnya perlu membuka stand atau bazar untuk menunjukan channel online anda misalnya alamat website dan Instagram.

Juga sebaliknya di dalam informasi online diberi keterangan apakah lokasi toko, showroom, atau saat akan membuka stand di sebuah acara.

Semakin bagus Omni Channel yang dibangun untuk bisnis berarti anda sudah memberikan customer journey yang maksimal. Tapi semakin enggan membangun dan masih berkutat dengan 1-2 channel saja, termasuk cara beriklan mungkin cuma di Facebook Ads atau Google saja, bisa jadi akan kalah bersaing di kemudian hari.