Ketahui 3 Penyebab Utama Iklan Facebook Ads Sering Rugi

Facebook Ads Rugi

Apkah Anda Pernah Mengalami Rugi Beriklan di Facebook?

Ya, kami juga pernah

Kami sendiri dulu sudah biasa rugi beriklan di Facebook ads, namun bagi kami menganggapnya sebagai pembelajaran sehingga bisa belajar dari kesalahan. Cukup banyak faktor penyebab iklan facebook ads sering rugi atau boncos, namun akan saya sampaikan 3 yang paling sering terjadi, kushusnya bagi pemula. Harapannya semoga kita tidak rugi lagi kedepannya.

Bahkan jika sering dibilang 80-90 % pengiklan Facebook Ads dan Instagram Ads pemula rugi atau boncos itu menang benar adanya

Jika anda rugi, berarti justru anda sudah mencoba, dan sisi baiknya anda lebih tahu dibandingkan yang belum pernah mencoba, Karena Facebook Ads adalah bagian Digital Marketing dimana setiap strategi marketing selalu ada rintangan yang harus diselesaikan.


Berikut ini 3 hal penyebab yang sering terjadi

1.Karena Salah Langkah

Slah langkah sama seperti yang saya lakukan dulu pertama kali langsung beriklan dan mengharapkan bisa mendapatkan hasil. Smapai budget iklan habis kok gak ada hasilnya, wah rugi dong beriklan Facebook Ads. Untungnya saat itu modal iklna tidak begitu besar dan bisa mendapat insight yang lumayan berguna

Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah sebagai berikut, Perhatikan urutan gambar dibawah ini dari Facebook Ads Manager

Urutannya Adalah:

Pertama
Kesadaran Merek (Awareness), yaitu membuat iklan pertama yatu jenis yang bisa menarik perhatian target market tanpa menunjukkan kata-kata penjualan atau penawaran. Iklan untuk memberi tahu produk atau merek kepada traget market pengguna facebook.

Jangkauan, adalah jenis iklan lokal untuk menjangkau khusus di area target market, sehingga menimbulkan ketertarikan yang lebih tinggi.

Kedua
Lalu Lintas Jangkaun (Traffic) yaitu bertujan mendapatkan pengunjung ke  halaman website atau landing page karena audiens berminat dengan penawaran iklan yang dibuat

Disini juga belum sampai pada penjualan (sales order), namun bisa juga kemungkinan mendapatkan sales. Tipe iklannya berupa artikel yang menarik dan bermanfaat, penawaran free ebook, free video, atau free katalog

Interikasi merupakan content iklan yang emosional bertujan mendapatkan like dan komentar ramai, menunjukkan bahwa mereka mempunyai memperhatikan terhadap content iklan

Ketiga
Konversi, inilah yang paling diharapkan yaitu bisa mendapatkan penjualan dari iklan. Pengiklan pemula pasti langsung bertujuan pada konversi, tanpa memahami lang-langkah sebelumnya yang harus diterapkan.

” Namun, langkah diatas tidak harus 100% urut diterapkan, ada juga yang langsung bisa mendapatkan konversi karena punya target market, minat dan moment yang sudah tepat, namun umumnya kemungkinan berhasil sangat kecil


2. Karena Kekurangan Anggaran Iklan

Tahukah anda ternyata anggaran iklan di angka jutaan rupiah masih dianggap murah dalam usaha mendapatkan hasil yang terbaik di Facebook Ads jika dibandingkan dengan beriklan di media konvensional yang sulit untuk diukur.

Namun saya tidak menyarankan untuk banyak modal, kalau bisa dengan anggaran ratusan ribu rupiah sudah bisa mendapatkan insights (analisa performa iklan) yang bagus

Sehingga bisa membuat alur iklan yang tepat dengan beberapa kali testing dan hasil insights yang diperoleh.

Karena itu tentu saja semakin besar modal beriklan data yang diperoleh semakin besar sehingga bisa benar-benar tahu campaign seperti apa yang paling berhasil.


3. Karena Kurang Cukup Ilmunya

Belajar dan praktek langsung sangat membantu kita cepat paham dalam sesuatu hal, termasuk mengelola iklan Facebook Ads.

Bagi anda yang sering merasa iklan Facebook Ads rugi, dengan belajar kepada orang lain yang lebih berpengalaman itu sama dengan menghemat dana iklan karena mentor sudah dulu mengeluarkan modal banyak yang bisa dibagikan.

Memang belajar langsung dengan biaya yang sepadan hasilnya lebih terasa, tetapi juga akan lebih baik jika mau giat belajar dari artikel, ebook, youtube dsb itu daripada sama sekali tidak belajar

Beriklan di Sosial Media seperti Facebook dan Instagram memang memerlukan pengetahuan dan pengalaman yang terus update perkembangan dasboard dan market, karena itulah banyak perusahan yang lebih suka mempercayakan kepada jasa digital marketing agency