Jenis-Jenis Content Digital Marketing yang Wajib Anda Gunakan

jenis content digital marketing

Content is the king..

Sejak 10 tahun lalu kami sudah mengenal istilah ” content is the king” di dunia internet marketing. Sayangnya bagi para pemula yang baru saja terjun di dunia intenet atau digital marketing untuk bisnis kurang mengenal apa itu content, apa manfaatnya, dan bagaimana membuatnya.

Jika anda ingin menggunakan digital marketing untuk bisnis mulailah belajar membuat content sebagai modal awal, karena jika tidak maka anda akan kesulitan melangkah selanjutnya, jikalau bisa di awal maka tidak akan bertahan lama.

Jenis konten secara sederhana adalah: gambar, video, text tulisan, dan juga suara, baik satu atau digabungkan. Sebagai contoh artikel ini ada dua yaitu gambar dan text.

Disini akan kami jelaskan lebih detail jenis-jenis content digital marketing

A. Jenis Content Berdasar Manfaat dan Tujuannya

1. Content Informatif 

Konten baik gambar maupun tulisan yang memberikan informasi. Misalnya apa bisnis anda, bagaimana cara pemesanan, dimana lokasi toko atau alamat, apa visi misi perusahaan, dan informasi tentang profil usaha.

Saya kira ini adalah konten paling dasar yang sudah seharusnya bisa anda buat dengan mudah. Informasi sangat banyak sekali dan sangat bermanfaat bagi pembaca.


2. Content Edukatif

Banyak orang selalu mencari tahu, selain ingin tahu mereka juga ingin belajar sesuatu apa yang bagi mereka bermanfaat. Seperti artikel yang anda baca ini adalah salah satu jenis konten edukatif. Apalagi untuk suatu jenis produk atau jasa yang baru, anda harus memulai dengan konten edukatif.

Jenisnya seperti tips, cara, bagaimana, pengertian, dan apapun yang berkaitan dengan tema bisnis anda, sehingga bisa menambah nilai dari media digital marketing yang anda gunakan

Pentingnya konten informatif dan edukatif

Kedua jenis konten diatas terkesan kurang menjual atau tidak menawarkan produk, namun sebenarnya sangat penting sekali, punya sisi yang sangat positif yaitu membangun tingkat kepercayaan konsumen terhadap media anda.

Terlebih di dunia online yang belum saling tahu antara penjual dan pembeli, anda harus bisa menunjukan konten yang bermanfaat bagi mereka sebelum mereka tertarik membeli.


3. Content Marketing

Jika ingin berjualan di media online, salah satu senjata digital marketing tentu saja content marketing. Bukan berisi tentang penawaran produk anda, namun content marketing punya karakter yang bisa mengarahkan dan menyakinkan konsumen untuk membeli

Struktur konten marketing yang tepat: 

  • Text paragraf awal 50% fokus pada masalah yang dihadapi konsumen, memberikan edukasi dan informasi bagaimana solusi dari masalah mereka.
    Bagaimana jika bukan produk solusi?
    Anda bisa bercerita tentang apa yang menarik dari produk anda tersebut
  • Kemudian paragraf kedua 40% mengarahkan audiens untuk mulai tertarik dengan produk yang anda tawarkan tersebut, seperti kelebihan, pengalaman pengguna, dan testimonial
  • Selanjutnya 10% text paragraf terakhir adalah call to action untuk menarik order atau kontak

Contoh content marketing bisa anda lihat di Jasa Digital Marketing Freelance

4. Content Interaksi

Jenis content yang mengajak interaksi audiens, biasanya lebih ke sosial media, khususnya Facebook dan Instagram. Di sosial media bisa mengajak interaksi adalah content paling utama, karena semakin tinggi tingkat interaksi maka akun anda semakin tinggi nilainya.

Terkadang bagi akun business, agak susah membangun content interaksi ini karena seringkali dianggap content jualan, sehingga followers malas untuk berinteraksi.

Semakin kecil engagement atau interaksi sosial media, maka semakin kecil nilai akun sosial media anda di algoritma.

5. Content Story atau Review

Ini adalah content yang sangat kuat nilainya di mata pembaca, jika anda bisa benar-benar membuat story dengan nyata, maka pembaca akan bisa berkali-kali lipat meningkat ketertarikannya terhadap produk anda.

Anda bisa membuat tentang pengalaman pengguna, atau tentang review produk yang anda jual untuk membagikan pengalaman dan gambaran kepada calon konsumen yang belum pernah menggunakan.

Jenis review ini bisa dalam bentuk text tulisan, namun juga lebih menarik lagi jika ada video jika produk anda mempunyai nilai dalam visualisasi.

B. Distribusi Content di Media Digital

1. Website atau Landing Page

Untuk konten informatif dan edukatif bisa didistribusikan di halaman khusus atau blog artikel seperti Digital Learning.

Utamakan jenis yang paling sesuai dengan produk bisnis dan bermanfaat bagi konsumen, misalnya informasi prosedur pemesanan, kebijakan retur barang, kelebihan produk, dan manfaat dan cara penggunaan atau perawatan.

Selanjutnya adalah content support yang bisa ditaruh pada blog atau artikel. Keberadaan blog sangat penting untuk meningkatkan traffic atau pengunjung website dan juga visibilatas dan kredibilitas website anda dimata mesin pencari, seperti Google.


2. Sosial Media

Facebook, Instagram, LinkedIn, Twitter dan Pinterest pilih yang paling menurut anda paling mudah dan maksimal dalam pendistribusian content. Pilih 1 atau 2 saja jika belum terbiasa, namun jika anda punya team, akan lebih bagus jika dimanfaatkan semua.

Di sosial media harus lebih singkat, sekedar inti pokok bahasan saja. Utamakan foto, gambar atau video yang lebih menarik, text baru akan dibaca jika foto anda menarik.


3. Youtube

Khusus untuk jenis content video, anda bisa mendistribusikan di youtube channel. Punya video content yang bagus di jaman sekarang akan jauh lebih maksimal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen anda.

Usahakan untuk membuat content video youtube sebagai penunjung website dan sosial media anda, jika anda ingin bersaing di ranah Digital Marketing era sekarang.


4. Influencer

Dengan menggunakan influencer (orang yang mempunyai banyak followers di sosial media dan juga subscriber akun youtube)  dan content anda dipublish oleh mereka, maka ada dua  tiga keuntungan:

  • Lebih banyak mendapatkan perhatian dari followers atau subcriber sang influencer
  • Meningkan dari segi brand awareness produk anda
  • Mendapatkan pembeli dari hasil influencer

Menggunakan influencer adalah trend yang paling baru, silahkan baca 15 Trend Digital Marketing di Indonesia


5. Blogger

Blogger adalah orang yang mempunyai blog bagus, dengan tulisan-tulisan yang berkualitas dan pembahasan yang dalam. Anda bisa membayar blogger untuk membuat review dan memposting di halaman blog mereka. Biasanya disebut blog contextual review;

Beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari blogger

  • Artikel review akan selamanya ada dan kapan saja bisa dibaca orang
  • Meningkatkan brand awareness
  • Mendapatkan backlink yang bermanfaat untuk SEO

Baca juga 12 Panduan SEO