DHADigital.com Bisnis dan pemasaran adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, sedangkan pemasaran online atau digital marketing sudah menjadi bagian dari sistem bisnis karena semua sudah online dan memegang gadget.
Hampir semua pebisnis sekarang pasti ingin meningkatkan dari sisi pemasaran online, tapi terkadang masih bingung agar hasilnya bisa efektif dan efisien. Karena menjalankan pemasaran online itu juga butuh biaya yang banyak.
Apalagi semakin bertambah tahun, digitalisasi semakin bertambah banyak dari segi teknologi dan juga teknis pemasaran online seperti Konten, SEO, Google Ads, Meta Ads, Live Shopping, dan AI. Terkadang bagi pebisnis yang belum bekecimpung di dunia digital marketing akan bingung dengan teknis dan algoritma yang terus menerus update.
Saya Alifannuur Al Azhar seorang digital marketing konsultan yang akan membantu memberi penjelasan berdasar pengalaman bahkan lebih jelas dibandingkan dengan hasil jawaban AI.
Bagi pebisnis yang terpenting adalah memahami dasar pemasaran online, ibarat sebuah pondasi yang bertujuan meningkatkan penjualan produk, jasa, dan juga branding. Sedangkan secara teknis bisa dikerjakan oleh tim, atau pihak ketika (agency atau freelancer)
1. Memahami Perbedaan Jenis Media Pemasaran Digital
Semua orang pasti tahu, tapi bagaimana bisa memanfaatkan dengan tepat itu tidak semua pebisnis tahu.
- Website
- Sosial Media
- Marketplace
- Google My Business
- AI
Setidaknya ada 4 yang harus dimengerti secara sederhana. Karena setiap platfrom media digital mempunyai peran, cara kerja, dan tujuan yang berbeda-beda
Website:
Seperti kantor perusahaan di media online, menunjukkan profesionalisme sebuah bisnis. Mencantumkan informasi produk atau jasa untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Orang tidak perlu berkunjung langsung ke kantor, tapi bisa berkunjung ke website kapanpun dan dimanapun.
Sosial Media
Seperti company profile, portofolio, brosur, flyer, banner, video dimana lebih komunikatif untuk menyampaikan produk maupun jasa.
Sosial media itu lebih menarik, seperti konsep brosur promosi, atau video promosi. Bisa menarik perhatian banyak audiens bahkan yang tidak membutuhkan produk sekalipun.
Marketplace
Seperti sewa toko di mall atau pusat perbelanjaan, seperti dulu jika orang mencari baju atau pakaian di pasar Tanah Abang. Sekarang orang berniat cari produk di Shoppe.
Karena sistemnya juga sewa, di marketplace harus mengikuti ketentuan pemilik platform, dan bersaing dengan penjual lain.
Google My Business
Atau bisnis yang muncul di Google Maps ketika orang mencari. Selain sebagai penunjuk arah, Google Bisnis Maps bisa jadi penentu orang memutuskan datang atau tidak, bahkan bisa jadi mesin penglaris.
Prosesnya mulai dari mencari lokasi toko, lihat foto, lihat review, kemudian menggunakan petunjuk arah untuk mengunjungi.
Sayangnya banyak yang belum tahu bagaimana optimasi Google Maps agar sering muncul di paling atas dan dipercaya calon konsumen. Karena pasti banyak bisnis kompetitor yang menggunakan Google Maps.
AI (Artificial Intelligence)
Teknologi terbaru yang menurut saya justru sangat membantu banyak hal termasuk dalam pemasaran online. Sebagai contoh mencari ide konten, membuat framework promosi, mencari data kompetitor dan lain sebagainya.
2. Bisnis Saya Pakai Pemasaran Online Apa?
Pertanyaan yang sangat bagus, dan harus dimengerti setiap bisnis yang berbeda-beda. Karena tidak semua bisnis cocok menggunakan jenis platform online. Atau jika menggunakan beberapa media digital hasilnya tidak sesuai harapan.
Menggunakan semua platform tentu saja bagus, tapi jika justru membebani pekerjaan, hasilnya kurang efektif, maka harus memilih mana yang paling maksimal untuk pemasaran bisnis
Jawabannya harus tahu jenis bisnis Anda, dan tipikal konsumen Anda.
Contoh..
Jika bisnis Anda biasanya klien datang ke kantor, misalnya usaha advokat, legalitas, atau konsultan, ya cocok jika menggunakan website.
Kalau konsumen sebelum datang perlu mencari dan membandingkan misalnya seperti klinik gigi, baby spa, klinik kecantikan, atau percetakan, bisa menggunkan Google Maps.
Tapi bisa juga menggunakan beberapa media online sekaligus misalnya klinik kecantikan punya web sebagai kantor online, Google Maps sebagai petunjuk arah, dan marketplace sebagai toko online yang menjual skincare.
Kuncinya ada di jenis bisnis dan kebiasaan konsumen. Karena saya tidak bisa menjelaskan satu per satu, ada banyak sekali jenis bisnis.
3. Sosial Media Bagus untuk Berbagai Jenis Bisnis
Mengapa? karena hampir semua orang sekarang menggunakan sosmed khsusnya Instagram dan Tiktok. Dengan mempunyai akun sosial media, maka calon konsumen lebih mudah untuk melihat produk atau jasa yang ditawarkan, bahkan banyak pilihan yang bisa diposting seperti
- Konten hiburan
- Konten edukasi
- Promosi
- Kolaborasi content creator
Yang dirasa posting di sosmed itu lebih fleksibel dan murah ketimbang membuat konten di website. Karena itulah semua bisnis akan lebih mudah jika mengelola akun Instagram dan Tiktok.
4. Cara Menjalankan Ads atau Iklan
Menjalankan promosi atau iklan di platform Digital seperti di Meta Ads, Google Ads, dan Tiktok Ads adalah dukungan pemasaran online yang sangat baik untuk dilakukan. Beberapa poin yang perlu dipahami adalah
Biaya Anggaran dalam menjalankan iklan ini harus diperkirakan kira-kira setiap bulan bisa menyediakan biaya berapa untuk iklan. Karena ketika menjalankan iklan hasilnya tidak pasti, bahkan bisa rugi.
Evaluasi agar profit dari biaya iklan yang dijalankan. Setelah menjalankan iklan dalam kurun waktu tertentu (2-3 bulan) di evaluasi berapa hasil yang dicapai, apakah bisa menghasilkan lebih dari minimal 5-10 kali dari biaya iklan.
Kesimpulan
Empat hal diatas adalah dasar pemasaran online atau digital marketing dimana bisa menjadi acuan agar bisa menjalankan lebih efektif dan efisien. Efiktif hasilnya lebih maksimal, dan efisien dalam hal tenaga dan biaya ketika mengerjakannya.
0 Komentar