7 Langkah Melakukan Branding Bisnis dengan Mudah dan Murah

langkah melakukan branding

DHADigital.com - Ketika Anda mulai menjalankan bisnis, selain pemasaran Anda juga bisa melakukan branding saat ini juga tanpa harus menunggu punya banyak modal. Pemikiran bahwa biaya melakukan branding itu mahal membuat banyak pengusaha pemula tidak berani melakukannya.

Tujuan Branding
Sebelum membahas lebih lanjut kita harus jelas dulu bahwa tujuan branding adalah selain untuk mengenalkan merek dan produk bisnis anda, juga untuk membangun persepsi dan kepercayaan masyarakat yang bagus terhadap bisnis.

Memang salah satu faktor penentu adalah budget/anggaran biaya branding, semakin banyak budget yang dikeluarkan semakin cepat, sedangkan semakin kecil juga semakin lambat.

Dengan modal yang besar kita bisa menyewa jasa influencer, memasang iklan di tempat-tempat ramai, dan melakukan berbagai macam promosi menarik.

Tapi pada artikel ini saya mengajak anda untuk segera mulai melakukan branding tanpa memikirkan biaya yang mahal dengan melakukan beberapa hal antara lain:

Langkah Melakukan Branding dengan Mudah dan Murah

1. Menentukan Identitas

Saya kira sudah harus diketahui oleh semua orang bahwa suatu brand mempunyai identitas antara lain yaitu:

  • Nama merek
  • Bentuk desain logo
  • Warna
Salah satu contoh brand yang saya bangun dengan modal sangat minim adalah Adekai (Alat Dapur Kayu Alami) @adekai.official . Sebenarnya sudah mulai dari Oktober 2022, tetapi masih banyak gonta ganti model dan konsep akhirnya fiks pada Mei 2023 mulai memutuskan konsep logo, warna hijau dan putih.


2. Mengelola Akun Sosial Media

Instagram dan Tiktok adalah dua akun sosial media yang sampai saat ini banyak digunakan oleh perusahaan dan bisnis membangun branding.

Bahkan Instagram dan Tiktok juga mampu menjadi wadah orang-orang membangun personal branding hingga menjadi terkenal mendapatkan banyak pengikut.

Mulai membuat konten yang bermanfaat bagi audiens yang sesuai dengan niche bisnis Anda, dapat meningkatkan jumlah view, interaksi dan followers sehingga semakin dikenal.


3. Fokus Pada Niche Market

Kita harus tahu siapa market paling tepat dari bisnis kita, dari produk atau jasa yang ditawarkan. Tidak semua orang cocok dengan suatu kategori.

Membuat konten bermanfaat, melakukan interaksi, membangun komunitas kepada market kecil yang paling sesuai dengan jenis bisnis anda.

Sebagai contoh Adekai menjual produk alat dapur kayu, maka niche marketnya adalah orang yang sering memasak, sehingga banyak menyajikan konten yang relevan dengan masakan.


4. Membangun Kredibilitas

Mendapatkan beberapa pelanggan atau pembeli di ketika awal membangun bisnis harus bisa memberikan nilai-nilai kredibilitas seperti kualitas, pelayanan, bahkan menerima kritikan.

Pelanggan di awal-awal ketika masih belum banyak justru waktu yang tepat untuk membangun kredibilitas. Memastikan produk dan layanan yang diberikan benar-benar berkualitas.

Bayangkan jika di awal mulai sudah ramai pelanggan ternyata banyak kekurangan, baik dari kualitas produk atau layanan justru akan cepat menjatuhkan bisnis.


5. Menerapkan Prinsip Giving-Receiving

Umumnya orang saat memulai bisnis atau usaha ingin segera mendapatkan keuntungan. Hal ini benar dan sah-sah saja jika hanya sekedar untuk berdagang bukan membangun brand.

Jika kita ingat brand-brand terkenal awalnya memberikan suatu nilai terlebih dulu pada calon konsumen sebelum mendapatkan keuntungan (giving -receiving)

Misalnya merek-merek mengadakan event-event konser gratis, memberi hadiah menarik, undian, bahkan menjual dengan harga murah (memberi dulu).

Tujuannya adalah agar orang kenal dulu dengan mereknya, menggunakan dulu yang pada akhirnya mereka akan membeli ketika sudah mengenal.

Kita bisa mulai dengan cara murah dengan membuat dan membagikan konten-konten bermanfaat bagi audiens di sosial media.


6. Konsisten

Konsisten membagikan, menyebarkan, dan memasarkan bisnis anda di berbagai tempat baik online maupun offline yang sekiranya dapat menjangkau audiens. 

Di era digital seharusnya lebih mudah untuk menyebarkan konten-konten  untuk menjalankan branding seperti di Tiktok dan Youtube. Ketika viral, fyp dan mendapatkan banyak view sama saja sudah melakukan branding secara gratis.


7. Berani Berbeda

Mungkin ada kompetitor bisnis Anda yang mereknya sudah terkenal, mempunyai budget marketing yang besar sehingga sudah banyak dikenal konsumen. Sedangkan Anda baru mulai hanya punya modal minim.

Tidak perlu berkecil hati, berani berbeda untuk tetap menjalankan hal-hal positif diatas dengan modal yang ada asal tetap positif, dan konsisten.

Alifannuur Al Azhar

Sejak tahun 2012 merasa suka dan cocok berkecimpung di ranah SEO dan Digital Marketing untuk bisnis dan usaha. Berbagi ilmu agar menjadi bermanfaat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال